Belajar Bersama Dara

Panduan menulis

Menulis paper bagian per bagian, menurut yang benar-benar diminta reviewer

Halaman lain di situs ini menunjukkan apa yang dikritik reviewer. Halaman ini menjawab pertanyaan berikutnya: bagaimana menulisnya supaya tidak kena kritik yang sama. Seluruh isinya disusun dari 25 catatan reviewer sungguhan pada tujuh karya yang sudah terbit, bukan dari buku panduan.

Satu pola muncul di hampir semua dokumen review. Reviewer jarang mempersoalkan hasil riset Anda. Yang paling sering mereka tagih adalah alasan di balik setiap pilihan yang Anda ambil: mengapa teori itu, mengapa metode itu, mengapa responden itu, mengapa dibandingkan dengan studi itu. Kalau Anda hanya punya waktu untuk memperbaiki satu hal, perbaiki itu.

1

Pendahuluan

Bagian yang paling banyak dibaca dan paling sering ditulis paling akhir.

Susunannya sudah ada resepnya

Reviewer jarang menuntut pendahuluan yang indah. Yang dituntut adalah susunan yang bisa diikuti.

Meminta pendahuluan ditata ulang dengan resep yang eksplisit: satu paragraf memperkenalkan topik dan konsep utama, lalu dua sampai tiga paragraf yang menegaskan research gap, problem statement, dan tujuan riset.
Cogent Psychology, reviewer 4
Yang bisa Anda lakukan

Tulis pendahuluan dalam empat paragraf. Satu untuk memperkenalkan topik dan istilah kuncinya, satu untuk menunjukkan apa yang belum dijawab literatur, satu untuk merumuskan masalahnya, satu untuk menyatakan tujuan riset. Kalau salah satu paragraf itu tidak ada, reviewer akan menanyakannya.

Jangan menulis dengan bahasa yang berjarak

Kalimat yang berputar dan istilah yang menumpuk membuat reviewer kehilangan arah, dan mereka akan mengatakannya terus terang.

Menilai bahasa paper terlalu kompleks sampai sulit diikuti, argumennya tersesat dalam kerumitannya sendiri, dan papernya tidak membumi karena tanpa contoh konkret. Ia sampai menulis bahwa buku-buku kaum Stoa yang sedang ia baca lebih mudah diikuti.
International Journal of Organizational Analysis, reviewer 1
Yang bisa Anda lakukan

Setelah selesai menulis, baca ulang pendahuluan Anda dengan suara keras. Kalimat yang membuat Anda sendiri kehabisan napas hampir pasti akan membuat reviewer berhenti. Sisipkan satu contoh nyata sedini mungkin, karena contoh membuat gagasan abstrak langsung terbayang.

2

Research gap

Bagian terpendek, tetapi paling sering dinilai belum cukup kuat.

Beda konteks saja belum menjadi celah

Menyatakan bahwa studi terdahulu meneliti tempat lain bukan alasan yang meyakinkan untuk sebuah riset baru.

Menilai research gap belum kuat. Argumen bahwa studi terdahulu berfokus pada sektor swasta sementara studi ini pada sektor publik dianggap belum cukup menjadi celah literatur yang meyakinkan.
Cogent Psychology, reviewer 1
Yang bisa Anda lakukan

Jelaskan mengapa perbedaan konteks itu mengubah cara kerja fenomenanya, bukan sekadar memindahkan lokasinya. Kalau di sektor publik ada struktur kewenangan, insentif, atau tekanan yang berbeda, sebutkan apa yang berubah karena itu. Celah yang kuat selalu berbunyi teori ini belum diuji pada kondisi yang secara teoretis berbeda, bukan sekadar belum diuji di sini.

3

Kajian literatur

Sering ditulis sebagai daftar, padahal yang diminta adalah penilaian.

Menimbang, bukan merangkum

Menyusun ringkasan studi terdahulu secara berurutan tidak dianggap tinjauan kritis.

Meminta penjelasan teori yang lebih mendalam, tinjauan yang lebih kritis atas temuan studi terdahulu, bukan sekadar merangkum, serta penambahan temuan yang bertolak belakang.
Journal of Indonesian Economy and Business, reviewer 2
Yang bisa Anda lakukan

Untuk setiap kelompok studi yang Anda sebut, tambahkan satu kalimat penilaian. Apa yang sudah mereka buktikan, apa yang masih terbuka, dan mengapa itu penting bagi riset Anda. Sertakan juga temuan yang berlawanan dengan hipotesis Anda, karena kajian yang hanya memuat yang mendukung akan terbaca sebagai pembelaan, bukan tinjauan.

Jelaskan mengapa teori itu yang digunakan

Menyebut nama teori tidak cukup. Reviewer ingin tahu mengapa teori itu yang dipilih dan bukan yang lain.

Meminta ditambahkan penjelasan mengapa penulis memakai Innovation Diffusion Theory dan UTAUT, dengan alasan bahwa penjelasan itu akan menunjukkan penulis sudah membaca literatur yang cukup sebelum memilih.
Indonesian Treasury Review, penelaah
Meminta dijelaskan mengapa variabel yang dipilih paling tepat mewakili dukungan kebijakan dan kejelasan tata kelola.
Evidence-based HRM, reviewer 1
Yang bisa Anda lakukan

Tulis satu paragraf pendek yang menyebut dua atau tiga teori alternatif yang lazim digunakan untuk masalah serupa, lalu jelaskan apa yang tidak bisa dijelaskan teori-teori itu dan bisa dijelaskan teori pilihan Anda. Paragraf itu juga menunjukkan Anda sudah membaca cukup banyak.

Jaga suara tulisan tetap personal

Reviewer kini peka terhadap tulisan yang terasa generik dan tanpa penulis.

Menegur gaya penulisan yang dinilai terasa seperti keluaran aplikasi kecerdasan buatan.
Journal of Indonesian Economy and Business, reviewer 2
Yang bisa Anda lakukan

Kalimat yang terlalu rapi, terlalu seimbang, dan tidak berpendapat malah bikin curiga. Tunjukkan penilaian Anda sendiri. Sebutkan studi mana yang menurut Anda paling meyakinkan dan mana yang lemah, lalu jelaskan alasannya.

4

Metode

Bagian yang paling banyak menerima pertanyaan, dan pertanyaannya selalu mirip.

Lima pertanyaan yang hampir pasti ditanyakan

Reviewer menilai metode dari apakah orang lain bisa mengulang riset Anda dengan membaca bagian ini saja.

Meminta bagian metode menjawab lima hal: bagaimana jumlah responden ditentukan, bagaimana mereka dihubungi, bagaimana bias dikendalikan, apakah datanya swalapor, dan berapa lama pengumpulan data berlangsung berikut alasannya.
Cogent Psychology, reviewer 4
Meminta dijelaskan mengapa metode pengambilan sampel itu yang dipilih dibanding metode lain, dan bagaimana survei daringnya dijalankan agar bias control bisa dinilai.
Indonesian Treasury Review, penelaah
Yang bisa Anda lakukan

Jawab kelima pertanyaan itu di paper sebelum ditanya. Sebutkan rumus atau pertimbangan penentuan ukuran sampel, kanal yang digunakan menghubungi responden, cara menekan bias termasuk penyamaran identitas bila ada, sifat datanya, dan rentang waktu pengumpulan beserta alasannya.

Untuk riset kualitatif, pertanyaannya lebih rinci lagi

Kredibilitas riset kualitatif dinilai dari transparansi prosedurnya, bukan dari jumlah informan.

Menanyakan apakah ada wawancara uji coba, apa arti partisipan dipilih sesuai tujuan riset bila dijabarkan langkahnya, wawancaranya daring atau tatap muka beserta untung ruginya, siapa yang mewawancarai dan bagaimana kedudukan peneliti dijaga agar tidak membiaskan jawaban, serta analisis apa yang digunakan untuk observasi dan dokumen.
Journal of Work-Applied Management, reviewer 1
Yang bisa Anda lakukan

Cantumkan panduan pertanyaan wawancara sebagai lampiran, lengkap dengan alasan tiap pertanyaan. Jelaskan siapa yang mewawancarai dan bagaimana posisinya terhadap informan. Sebutkan kapan kejenuhan tema tercapai. Sampel kecil bukan masalah selama prosedurnya terbuka.

Angka statistik harus bisa ditelusuri

Reviewer kuantitatif akan memeriksa kewajaran angka Anda satu per satu.

Menyoroti kejanggalan statistik deskriptif yang nilai maksimumnya hanya 4 padahal skalanya tampak lima poin, meminta penambahan varians, kurtosis, dan skewness karena standar deviasi saja tidak cukup menilai normalitas, serta menanyakan perangkat lunak yang digunakan, apakah pendekatannya CB-SEM atau PLS-SEM, apakah dilakukan EFA dan CFA, dan adakah butir yang dibuang karena loading rendah.
Cogent Psychology, reviewer 1
Meminta dicantumkan dimensi dari setiap konstruk yang diukur dan indeks goodness of fit pada pelaporan hasil.
Higher Education, Skills and Work-Based Learning, reviewer 1
Yang bisa Anda lakukan

Laporkan skewness dan kurtosis, bukan hanya rerata dan standar deviasi. Sebutkan perangkat lunak dan pendekatan yang digunakan beserta alasannya. Kalau ada keputusan metode yang diambil karena datanya tidak normal, jelaskan saja terus terang. Penjelasan seperti itu memperkuat paper, bukan melemahkan.

5

Hasil

Bagian yang paling sering tercampur dengan pembahasan.

Pisahkan dari pembahasan

Hasil menyajikan apa yang ditemukan. Pembahasan menjelaskan artinya. Keduanya tidak boleh menyatu.

Meminta pemisahan hasil dari pembahasan.
Cogent Psychology, reviewer 1
Yang bisa Anda lakukan

Buat dua bagian terpisah dengan judul sendiri. Di bagian hasil, sajikan angka dan temuan tanpa menafsirkan. Tafsir, perbandingan, dan implikasi semuanya masuk ke pembahasan.

Temuan yang mengejutkan justru harus dijelaskan panjang

Hasil yang berlawanan dengan dugaan bukan kelemahan, tetapi wajib dijelaskan.

Menilai hasil dan kesimpulan sudah terhubung dengan modelnya, tetapi menambahkan bahwa penjelasan atas efek yang mengejutkan perlu diperpanjang.
Evidence-based HRM, reviewer 1
Yang bisa Anda lakukan

Kalau arah hubungan yang Anda temukan berlawanan dengan hipotesis, jangan buru-buru menyebutnya tidak signifikan lalu berpindah. Jelaskan mekanisme yang masuk akal di baliknya. Temuan tak terduga yang dijelaskan dengan baik sering menjadi bagian paling kuat sebuah paper.

6

Pembahasan

Titik lemah paling umum di seluruh dokumen review situs ini.

Bukan pengulangan hasil, dan bukan dua rujukan

Pembahasan adalah tempat temuan Anda diadu dengan temuan orang lain.

Menilai pembahasan yang hanya bersandar pada satu sampai dua referensi sebagai kelemahan fundamental yang harus diperbaiki dengan perbandingan ke lebih banyak studi terkait.
Journal of Indonesian Economy and Business, reviewer 2
Yang bisa Anda lakukan

Untuk setiap temuan utama, sebutkan minimal dua studi lain, satu yang sejalan dan satu yang berbeda, lalu jelaskan mengapa hasil Anda begitu. Kalau berbeda, jangan dihindari. Perbedaan yang Anda jelaskan menunjukkan Anda menguasai literaturnya.

Bahas juga penjelasan alternatif dan batas keberlakuan

Reviewer akan memikirkan penjelasan lain untuk temuan Anda. Lebih baik Anda yang menyebutnya duluan.

Meminta dibahas penjelasan alternatif serta batas keberlakuan temuan secara lebih langsung.
Evidence-based HRM, reviewer 1
Menilai model yang terlalu lurus perlu diberi pengakuan bahwa konteksnya bisa berbeda.
International Journal of Organizational Analysis, reviewer 2
Yang bisa Anda lakukan

Tambahkan satu bagian pendek berisi kondisi di mana temuan Anda mungkin tidak berlaku. Ini tidak melemahkan paper. Sebaliknya, pembaca melihat Anda tahu sampai di mana batas klaim Anda.

7

Kesimpulan, keterbatasan, dan implikasi

Sering ditulis terburu-buru menjelang tenggat, dan terlihat.

Keterbatasan berdiri sendiri, dan letaknya bisa diperdebatkan

Bagian ini wajib ada, tetapi reviewer bisa berbeda pendapat soal letaknya.

Meminta bagian keterbatasan dan arah riset ke depan ditambahkan sebelum kesimpulan.
Cogent Psychology, reviewer 1
Meminta keterbatasan dan riset lanjutan dipisahkan dari kesimpulan dan diletakkan setelahnya.
Cogent Psychology, reviewer 4
Yang bisa Anda lakukan

Pilih satu letak, lalu jelaskan alasannya di surat pengantar. Ketika reviewer saling bertentangan, Anda tidak wajib menuruti keduanya. Editor menghargai keputusan yang beralasan lebih daripada kepatuhan buta.

Implikasi harus bisa dikerjakan orang

Implikasi yang berbunyi organisasi perlu memperhatikan tidak dianggap implikasi.

Meminta implikasi dipertajam agar lebih konkret bagi praktik SDM.
Evidence-based HRM, reviewer 1
Meminta bagian diskusi diganti namanya menjadi diskusi dan implikasi, dengan tambahan implikasi sosial mengingat topiknya kesejahteraan pegawai.
Cogent Psychology, reviewer 4
Yang bisa Anda lakukan

Tulis implikasi sebagai tindakan yang bisa diambil, bukan sebagai imbauan. Sebutkan siapa yang harus melakukan apa. Kalau memungkinkan, sebutkan ambang atau ukuran yang bisa dipantau.

8

Hal administratif yang menahan paper

Tidak ada hubungannya dengan mutu riset, tetapi tetap bisa menggagalkan.

Pernyataan etika riset bukan formalitas

Sebagian jurnal menolak menerbitkan paper yang tidak bisa membuktikannya.

Menyatakan bagian metode wajib mencantumkan keterangan ethical review atau kesesuaian dengan kebijakan etik institusi.
Higher Education, Skills and Work-Based Learning, editor Prof. Tony Wall
Yang bisa Anda lakukan

Siapkan keterangan ini sejak menyusun bagian metode, jangan menunggu diminta saat revisi. Kalau institusi Anda tidak punya komite etik, nyatakan kesesuaian dengan kebijakan yang berlaku dan bagaimana persetujuan responden diperoleh.

Batas jumlah kata sering dihitung berbeda dari dugaan Anda

Ini aturan yang hampir tidak pernah dibaca orang, dan pernah nyaris menenggelamkan satu paper di situs ini.

Menyatakan penulis belum memenuhi ketentuan jurnal. Papernya sedikit di bawah 9.000 kata, tetapi menurut pedoman penulis setiap tabel dan setiap gambar dihitung setara 280 kata, sehingga sebenarnya melewati batas.
Evidence-based HRM, editor pendamping Prof. Fabian Homberg
Meminta paper dipangkas ke bawah 7.000 kata dan versi revisinya dibuka anonimitasnya.
Higher Education, Skills and Work-Based Learning, editor Prof. Tony Wall
Yang bisa Anda lakukan

Baca pedoman penulis sampai habis sebelum menyerahkan paper, bukan setelah ditegur. Periksa batas kata, cara menghitungnya termasuk apakah tabel dan gambar ikut dihitung, format rujukan, dan syarat anonimitas.

Paper berbahasa Inggris perlu diperiksa penutur yang lebih mahir

Ini permintaan yang lazim untuk penulis Indonesia yang menulis dalam bahasa Inggris.

Meminta dilakukan proof read untuk memastikan mutu tulisannya sepadan dengan bahasa yang dipilih penulis.
Indonesian Treasury Review, penelaah
Yang bisa Anda lakukan

Sisihkan waktu dan biaya untuk pemeriksaan bahasa sebelum menyerahkan paper. Bahasa yang tersendat membuat reviewer meragukan ketelitian bagian lain, meski isinya sebenarnya kuat.

Ada bagian paper yang belum terjawab di sini? Kirimkan pertanyaannya lewat tombol di pojok kanan bawah, atau lihat dulu halaman Tanya Jawab.

Tanya jawab

Ada yang mau ditanyakan soal ini? Tulis di bawah. Pertanyaan tampil setelah ditinjau.