Riset yang dikerjakan · 2025 · Penelitian Terapan Fakultas/Sekolah Pascasarjana, tahun pertama
Model Technology-Enhanced Well-Being and Engagement for Long-Term Loyalty
Banyak organisasi memakai teknologi untuk mengawasi karyawan, sedikit yang memakainya untuk menyejahterakan. Penelitian ini membangun model bagaimana teknologi bisa memperkuat kesejahteraan dan keterikatan karyawan sehingga berujung pada kesetiaan jangka panjang.
Mengapa penelitian ini dikerjakan
Loyalitas jangka panjang tidak bisa dibeli dengan gaji semata. Penelitian ini menguji jalur yang menghubungkan pemanfaatan teknologi, kesejahteraan, dan keterikatan kerja sebagai fondasi kesetiaan karyawan, dalam kerangka tujuan SDG 8 tentang kerja layak.
Cara kerjanya
Metode campuran: survei kuantitatif dengan sasaran 350 karyawan sektor swasta dan pemerintah di Indonesia, dilengkapi wawancara mendalam dengan informan yang dipilih purposif. Pada tahap awal, 278 responden telah terjaring dari beragam latar gender, usia, pendidikan, dan jenis pekerjaan.
Yang dihasilkan
- Profil 278 responden tahap awal telah terpetakan sebagai dasar pengujian model.
- Temuan lengkap menyusul setelah tahun pertama rampung, dan halaman ini akan diperbarui.
Tim peneliti
- Despinur Dara (ketua)
- Hania Aminah
- Puji Yuniarti
- Naura Yasmin Zahraini (mahasiswa)
- Resi Rejalia (mahasiswa)
Kaitan dengan isi situs ini
Halaman ini rangkuman yang ditulis dari laporan aslinya. Dokumen penuh tidak dipublikasikan karena memuat data mentah dan administrasi pendanaan, dan nilai hibah tidak dicantumkan karena besaran dana adalah urusan peneliti dengan pemberi dananya. Status: tahun pertama, berjalan.